Hae para #KorbanTM, kalian apa
kabar?
Di antara kalian semua yang #KorbanTM
sejati pasti sudah tahu kalo pertanyaan kita barusan cuma basa-basi doang.
Setelah sekian lama #TrioMenggelinding
sibuk dengan kegiatan masing-masing, akhirnya kita kembali berkumpul! Kembali membuat
kerusuhan! Kembali ke laptop! Kembali Ugal-ugalan! Kembali mendzolimi
manusia yang berdosa, yang gak berdosa pun kebagian, nyokapnya TiheTM
misalnya.. Iya, nyokapnya TiheTM lagi sakit, bro..
Kerusuhan kali ini terjadi di Rumah
Sakit tempat nyokapnya TiheTM dirawat. Cerita kali ini bakalan kita mulai dari
awal karena kalo dari tengah nanti kalian tau dari mana coba awalnya? Mau bikin
awalan sendirik?! Lebih gak mungkin lagi kalo kita mulai dari akhir, iya dari
yang paling akhir; Salam Menggelinding :*
Coba aja kalian bayangin, kalian
sebagai #KorbanTM Sejatik yang tiba-tiba dapet kabar ada postingan baru setelah
sekian lama kalian nunggu, pasti bahagia banget, kan? Iya, kan? Iya. Dengan
kecepatan cahaya karena sangat bahagia, kalian langsung buka blog Trio
Menggelinding. Apa jadinya begitu kalian liat judulnya, kemudian langsung ada
“Salam Menggelinding”. Tamat.
Oleh karena itu.. *benerin kacamata*
Kita mulai dari awal, dari rumah NiseTM.
YueTM dateng ke rumah NiseTM dan
ternyata NiseTM baru selesai mandi. Kenapa Yue tau kalo NiseTM baru selesai
mandi? Karena NiseTM buka pintu dalam keadaan bugil handuk di kepala.
Dengan penuh nafsu semangat,
YueTM menghampiri NiseTM. Dengan kecepatan cahaya NiseTM langsung memanfaatkan
keberadaan YueTM untuk bantu dia nge-Babu dan masak.
Ini proses NiseTM masak.
Seksi gak? Nafsu gak?
Bagi kalian yang nafsu, bisa
langsung mention ke @ArchAnisaa, mau minta follback? Beli woy! Tapi jangan
sedih bagi kalian yang malah jijk, ada pilihan lain untuk kalian, kalian bisa
langsung block aja. Iya, block aja. Gratis!
Dengan kemampuan masak seadanya yang
cenderung kurang, NiseTM dan YueTM membuat makanan ini. #Jeng-jeng
This is it. Makanan tanpa nama, ala
kadarnya.
Selesai masak-memasak, babu mem-babu
mereka berdua siap-siap buat berangkat ke sekolah dulu sebelum jengukin
nyokapnya TiheTM.
--------------------------di
angkot---------------------------
Ya seperti biasa, selalu ada aja
tragedi angkot yang kita alami setiap naik. Kali ini cerita berawal dari seorang
Ibu-ibu. Ibu ini diperkirakan berumur ±40 tahun. Pake baju merah dengan
porsi tubuh yang lumayan kalo dibuat opor bisa buat kenyang satu RT. Beberapa
detik setelah dia naik, tiba-tiba NiseTM kelojotan, dia shock terus bisik-bisik
ke YueTM “Alisnyaa, Yuuu..” Kemudian YueTM langsung nengok
dengan tatapan “SUMPELO?!”
Kita berdua heran, apa Ibu itu gak
bisa bedain mana eyeliner mana yang pensil alis atau gimana, ya? Masa alisnya
cuma segaris? Digaris-lurus-pakek-eyeliner. NiseTM sama YueTM gatel banget
ngelihat alisnya. Alisnya tuh mancing kita buat garuk-garuk brutak alisnya.
Beeh, nyari koreng tuh alis! (baca: minta digaruk).
Ketika tragedi itu terlewat, ada
tragedi lagi. Tragedi kedua ini hanya menimpa NiseTM. Ada dua anak SD yang dengan
brutal naik angkot dan duduk di sebelah kiri NiseTM. Nggak lama setelah
anak-anak SD itu naik, kemudian ada ibu guru naik angkot dan dia duduk di sebelah
kanan NiseTM. Iya, anak SD dan Ibu guru ada di kiri sama kanan. Kalian udah
kebayang kan, posisi Nise TM? Di-tengah-anak-SD-dan-sang-Ibu-guru. Penderitaan
NiseTM pun dimulai ketika anak SD itu menegur ibu guru mereka kemudian salim ke
ibu guru mereka itu dengan posisi NiseTM yang berada di tengah-tengah mereka.
:|
NiseTM sama YueTM udah sampe dan
langsung ke sekolah.
*Biar cepet, ceritanya di sini ada cerita NiseTM
dan YueTM waktu lagi di sekolah*
NiseTM sama YueTM berniat ngejenguk
nyokapnya TiheTM. Tapi gak enak, dong, kalo gak bawa apa-apa. Mereka berdua
nyari makanan dulu di toko sebentar. Baru masuk mall, udah disuguhi
pemandangan yang tidak lazim. Ada salah satu toko roti, lagi bagi-bagi diskon
besar-besaran. Tanpa basa-basi YueTM sama
NiseTM langsung beli roti di situ.
Ada 2hal yang terjadi :
1. Roti yang enak-enak dengan harga
miring udah abis. Karena miring, jadi pada jatoh, karena rotinya pada jatoh, yaa,
abis.
2. Koki-nya ganteng-ganteng. Banyak
bulunya. Eh, itu kaki bukan koki. Serius, koki-koki di situ gantengnya
semena-mena.
Mungkin, harga roti yang kami beli
gak sesuai harapan walaupun udah didiskon. Tapi, tampang koki ganteng, sesuai harapan para jomblo. Harapan NiseTM misalnya. Abis beli roti, YueTM sama NiseTM
langsung ke rumah sakit buat jenguk nyokapnya TiheTM.
----------------------------------------
Sampe di rumah sakit, YueTM sama
NiseTM celingak-celinguk nunggu TiheTM. Dan ternyata, TiheTM bawa elang
kesayangannya untuk jemput YueTM sama NiseTM. Tiba-tiba TiheTM nawarin makanan,
seperti biasa, jiwa gratisan YueTM langsung mencuat ke permukaan.
TiheTM : Udah pada makan belum? Mau
beli dulu gak sekalian?
YueTM : GRATIS, KAN?
TiheTM : -_______________-
NiseTM : gue ngikut ajalah.
Kami bertiga CengTri. Goceng Tiga.
Eh, salah, bonceng tiga. Seperti biasa posisinya TiheTM sebagai pengendali
Elang, YueTM penghalang antara NiseTM dan TiheTM, alesannya YueTM sih, TiheTM
dan NiseTM belum mukhrim.
------------------------------------------
Nyampe rumah sakit, kami bertiga
brutal makan roti kismis sama tiramisu. Karena kelamaan, tiramisunya udah gak
jelas banget bentuknya. Disaat yang lain makan roti, YueTM gak mau rugi, dia
bukan nasi bungkusnya duluan. Yang beli siapa, yang buka siapa.
Btw, ada hal absurd yang terjadi di
sini. Urutan yang bener kalo jenguk orang
sakit kan gini, nih :
Dateng – Nanya kabar – Kasih
bingkisan – Ngobrol di luar dan membiarkan pasien istirahat.
Tapi, yang terjadi kalo
TrioMenggelinding yang jenguk, malah jadi begini :
Dateng – Nanya kabar – Kasih
bingkisan – Ngobrol, makan, ketawa ngakak di dalem kamar hingga pasien menyerah
dan jalan ke luar – Menguasai ruangan.
Tamat.
Baru kali ini kan kalian tau ada manusia
yang kayak TrioMenggelinding…
Setelah datang penuh dengan
kehebohan cengtri. Kemudian Basa-basi (baca: Nanya kabar). Lalu mulai menguasai
ruangan pasien…
Pasien pun menyerah, kemudian mulai
berjalan ke luar ruangan…
Nyokap TiheTM sampe diperiksa di
luar sama susternya. Saking malesnya masuk ke dalem kayaknya..
Kamar kosong kekuasaan pun berpindah
ke tangan kami bertiga, Trio Menggelinding.
“PASIEN DI LUAR, YANG JENGUK MENGUASAI
RUANGAN DENGAN BRUTAL”
Tersiksa banget kan jadi pasiennya? HAHAHA
"NYOKAP GUE WOYY! NYOKAP GUEH! DASAR TAMU LAKNAT!" (۳º̩̩́oº̩̩̀)۳
– TiheTM, 17, Frustasi –
"Woy, TiheTM! Lu juga ikut makan dan
menguasai ruangan kamfreet!! DASAR ANAK DURHAKA!!" Ψ(▸_
◂✗)
– YueTM, NiseTM, Emosi –
Tamat.
Itu lah
salah satu kisah miris dari setumpukan kisah miris yang terjadi akibat
kehadiran TrioMenggelinding.
Terima
kasih telah membaca, semoga salah satu dari kalian menjadi KorbanTM
selanjutnya… HAHAHAHAHAHAHAHAHA
Salam Menggelinding,
(/ 'o')/ @@@ (\ .o.)\ @@@ ~~~(~ 'o')~
Trio Menggelinding








Hahahaha... Lama gue nggak baca-baca kerjaan TM di sini. Sukses dan tetap menggelinding! :)
BalasHapusSering-sering baca, yes. InsyaAllah dapet pahala, kalo bacanya sambil ngasih sumbangan gitu deh.. Btw, Thanks! Salam menggelinding.
HapusCipok mesra #KorbanTM :*