Kamis, 17 Januari 2013

TRAGEDI ANGKOT


Haee, para korbanTM, kalian apa kabar?
Iya, kita emang cuma basa-basi nanyain kabar. Yaampun, sampe pada hapal gitu, ya, kalian..

Untuk postingan kali ini, kita gak tau harus mulai dari mana? Maklum, udah lama gak cerita-cerita ke kalian, para KorbanTM. Kalo kita mulai dengan bassmallah, kayaknya kurang pas. Kalo kita mulai dengan syahadat, nanti jadi banyak mua’laf dong. (҂_)/|PERSOALAN|

Karna kita bingung mau mulai dari mana, kita putuskan untuk gak jadi cerita ke kalian. (҂'́)9 #Okesip eh tapi becanda deng! Kita bakalan cerita kok. Iya, TrioMenggelinding dengan KorbanTM harus saling terbuka, kita harus certain semuach-muachnya. Pokoknya, jangan ada dusta diantara kita. :*

Kita mulai aja ya, ayo diratakan shaf-nya.. jangan longgar.. nanti ada setan.. hiiii…. Oke, maap melenceng lagi.
Dulu, iya, dulu sekali, kita udah pernah cerita tentang berbagai macam Tragedi Angkot yang kita alamin. Setelah sekian lama kita mendzolimi penghuni angkot, dan dengan suksesnya merugikan Sang Supir karna gak dapet penumpang. Belum lama ini, kita TrioMenggelinding ditegur Tuhan. Lebih tepatnya, RatihTM yang tersiksa. Sungguh menyedihkan sodara-sodara. (̩_ )

Cerita ini dimulai saat panas terik sepulang sekolah. Seperti biasa, sebelum naek angkot, kita teliti dulu, mana angkot yang patut kita dzolimi. Tapi, ternyata kita kurang jeli dalam meneliti. Niatnya mau mendzolimi, tapi malah kita yang terdzolimi. Faakk! (҂ □′)

Awal-awal naek angkot itu sik kita biasa aja. Kayak yang pernah kita bilang, kalo TrioMenggelinding naek angkot, dijamin; Gak bakalan ada yang naek angkot itu sampe Tuturtinular pindah ke RCTI jugak gak bakalan ada yang naek. Tapi, hari itu berbeda, sangat berbeda! #jengjeng Tuturtinular masih di Indosiar, naga-naga juga masih belum sikat gigi, dan para penunggang elang pun belum bisa memarkir elangnya di mall-mall dan Seven Eleven terdekat. 


Semua sangat berbeda, Lama-kelamaan ada bapak2 yang naik, kemudian mbak2 naik. Dan penderitaan RatihTM pun dimulai saat; Ibu2 dengan badan yang cukup untuk disembelih menaiki angkot. Ibu2 itu naik secara brutal dan langsung  duduk di pangkuan di samping RatihTM. Tiba-tiba suasananya jadi sangat mencekam… ada suara-suara burung gagak, ada suara burung hantu. Belakangan baru RatihTM sadari, ternyata itu suara ketawa AnisTM dan AyuTM. Mereka tertawa, tertawa di atas penderitaan RatihTM. Sungguh bukan teman yang baik. #tendangAyuKeluarAngkot #lemparAnisDariJendela

#Np : Cakra Khan - Harus Terpisah -- entah apa hubungannya..
Gak sampai disitu aja penderitaan yang RatihTM rasakan. Ibu-ibu itu makin mepet ke RatihTM. Sungguh, pemandangan yang sangat mengerikan. RatihTM meraung-raung meminta pertolongan. Tapi, tak ada yang mendengar….. semua tak perduli.. termasuk AyuTM dan AnisTM yang malah asik mengambil foto, karna mereka anak Gaul twitter yang menganut ajaran “No Pic Hoax”. Foto2 yang kalian liat dipostingan ini, diambil live, dari TKP.

Awalnya sederhana....
 
Kemudian....


Aaaaakkkkk.... ~ ~ \(!!˚o˚)/


RatihTM meminta pertolongan


RatihTM Frustasi tak ada yang menolong 


“Udah udah woy! Udahan woy ngakaknya!” – RatihTM, 17, menderita.
Lanjut! Setelah sekian lama penderitaan RatihTM, akhirnya Ibu itu turun! IBU ITU TURUN! IYA! IBU-IBU-BESAR-ITU TURUN! Senyum bahagiapun terpancar dari wajah TrioMenggelinding dan……………. supir angkot.



Zayn Malik yang menjadi supir pada saat itu, terlihat sangat bahagia.
(pic. from nyunyu.com)

Kenapa supir angkot ikut bahagia? Biarlah itu tetap menjadi rahasia antara supir angkot, TrioMenggelinding, Ibu-ibu-besar, dan Tuhan.

Sekian postingan kali ini. Kurang lebihnya kami mohon maaf.
Wabillahitaufik walhidayah, wassalammua’laikum warrahmatullahi wabarrokatuh. *benerin sarung*


Ketjup mesra,



Trio Menggelinding
:*