Haee, para korbanTM, kalian apa kabar?
Iya, kita
emang cuma basa-basi nanyain kabar. Yaampun, sampe pada hapal gitu, ya,
kalian..
Untuk
postingan kali ini, kita gak tau harus mulai dari mana? Maklum, udah lama gak
cerita-cerita ke kalian, para KorbanTM. Kalo kita mulai dengan bassmallah,
kayaknya kurang pas. Kalo kita mulai dengan syahadat, nanti jadi banyak mua’laf
dong. (҂⌣_⌣)/|PERSOALAN|
Karna kita
bingung mau mulai dari mana, kita putuskan untuk gak jadi cerita ke kalian. (҂'̀⌣'́)9 #Okesip eh tapi becanda
deng! Kita bakalan cerita kok. Iya, TrioMenggelinding dengan KorbanTM harus
saling terbuka, kita harus certain semuach-muachnya. Pokoknya, jangan ada dusta
diantara kita. :*
Kita mulai
aja ya, ayo diratakan shaf-nya.. jangan longgar.. nanti ada setan.. hiiii….
Oke, maap melenceng lagi.
Dulu, iya,
dulu sekali, kita udah pernah cerita tentang berbagai macam Tragedi Angkot yang
kita alamin. Setelah sekian lama kita mendzolimi penghuni angkot, dan dengan
suksesnya merugikan Sang Supir karna gak dapet penumpang. Belum lama ini, kita TrioMenggelinding
ditegur Tuhan. Lebih tepatnya, RatihTM yang tersiksa. Sungguh
menyedihkan sodara-sodara. (⌣̩_⌣ )
Cerita ini
dimulai saat panas terik sepulang sekolah. Seperti biasa, sebelum naek angkot,
kita teliti dulu, mana angkot yang patut kita dzolimi. Tapi, ternyata kita
kurang jeli dalam meneliti. Niatnya mau mendzolimi, tapi malah kita yang
terdzolimi. Faakk! (╯҂ ‵□′)╯
Awal-awal naek
angkot itu sik kita biasa aja. Kayak yang pernah kita bilang, kalo
TrioMenggelinding naek angkot, dijamin; Gak bakalan ada yang naek angkot itu
sampe Tuturtinular pindah ke RCTI jugak gak bakalan ada yang naek. Tapi, hari itu
berbeda, sangat berbeda! #jengjeng Tuturtinular masih di Indosiar, naga-naga
juga masih belum sikat gigi, dan para penunggang elang pun belum bisa memarkir
elangnya di mall-mall dan Seven Eleven terdekat.
Semua sangat
berbeda, Lama-kelamaan ada bapak2 yang naik, kemudian mbak2
naik. Dan penderitaan RatihTM pun dimulai saat; Ibu2 dengan badan
yang cukup untuk disembelih menaiki angkot. Ibu2 itu naik secara
brutal dan langsung duduk di pangkuan
di samping RatihTM. Tiba-tiba suasananya jadi sangat mencekam… ada suara-suara
burung gagak, ada suara burung hantu. Belakangan baru RatihTM sadari, ternyata
itu suara ketawa AnisTM dan AyuTM. Mereka tertawa, tertawa di atas penderitaan
RatihTM. Sungguh bukan teman yang baik. #tendangAyuKeluarAngkot
#lemparAnisDariJendela
#Np : Cakra Khan - Harus Terpisah -- entah apa hubungannya..
Gak sampai
disitu aja penderitaan yang RatihTM rasakan. Ibu-ibu itu makin mepet ke
RatihTM. Sungguh, pemandangan yang sangat mengerikan. RatihTM meraung-raung
meminta pertolongan. Tapi, tak ada yang mendengar….. semua tak perduli..
termasuk AyuTM dan AnisTM yang malah asik mengambil foto, karna mereka anak
Gaul twitter yang menganut ajaran “No Pic Hoax”. Foto2 yang kalian
liat dipostingan ini, diambil live, dari TKP.
Awalnya sederhana....
Kemudian....
Aaaaakkkkk.... ~ ~ \(!!˚o˚)/
RatihTM meminta pertolongan
RatihTM Frustasi tak ada yang menolong
“Udah udah woy! Udahan woy ngakaknya!” – RatihTM, 17, menderita.
Lanjut! Setelah sekian lama penderitaan RatihTM,
akhirnya Ibu itu turun! IBU ITU TURUN! IYA! IBU-IBU-BESAR-ITU TURUN! Senyum
bahagiapun terpancar dari wajah TrioMenggelinding dan……………. supir angkot.
Zayn Malik yang menjadi supir pada saat itu,
terlihat sangat bahagia.
(pic. from nyunyu.com)
Kenapa supir angkot ikut bahagia? Biarlah itu
tetap menjadi rahasia antara supir angkot, TrioMenggelinding, Ibu-ibu-besar,
dan Tuhan.
Sekian postingan kali ini. Kurang lebihnya kami
mohon maaf.
Wabillahitaufik walhidayah, wassalammua’laikum
warrahmatullahi wabarrokatuh. *benerin sarung*
Ketjup mesra,
Trio Menggelinding
:*





Aje gile lah, loe pada.
BalasHapusHahahaha.. ngakak-menggeliat-pake-upil dah gue!